Anjuran saya sebelum membaca postingan ini, lupakanlah sejenak agama yang anda anut, kepercayaan yang anda percaya, dll. Pokoknya yang berhubungan dengan agama. Yah..Hanya anjuran.

Setelah diskriminasi ras dan warna kulit menjadi cukup mereda di masa-masa ini (Maaf kalau salah), muncullah suatu perselisihan yang dari 2000 tahun lalu sampai sekarang tidak ada habis-habisnya. Perdebatan mengenai agama dan saling serang kepercayaan antar agama.

Ya..Saya akhir-akhir ini cukup sering berdebat dengan orang lain tentang seputar agama. Dan kebanyakan antara Kristen dan Islam.Bukan untuk membela agama saya, tapi saya ingin meluruskan saja. Apa sebenarnya inti dari mereka menyerang dan menghina agama lain. Apakah mereka sebegitu hebat dan jeniusnyakah sampai-sampai mereka sudah mengenal betul agama lain? Terus terang saya saja belum mengerti 100% agama saya. Wong saya baru 19 tahun. Masih muda. Saya ini memang bukan orang pintar agama. Wong saya jarang membaca sesuatu mengenai agama. Lalu berarti mereka-mereka yang saling serang menyerang ini sudah jenius sekali sampai -sampai pelajaran agamanya sudah dikuasainya dan agama lain pun dijadikan objek pembelajaran bagi mereka untuk mereka cari kelemahannya dan mereka publikasikan. Wah…Ga bener ini. berarti mereka sama sekali belum “mempelajari” agama. Mereka hanya belajar agama..

“Ah..Tapi mungkin itu cuma pemikiran negatif saya saja. Mungkin mereka bermaksud baik kali yah..”

Maksudnya sih baik mungkin. Tapi kalau maksudnya baik, apakah kata-kata “hutan dan laut” bisa jadi bumbu dalam “analisa”nya? Beberapa contohnya :

  • “Kristen Kafir!!!”
  • “Kristen Bang**t!!!”
  • “Islam teroris!!!”
  • “Yahudi b*bi!!!! Harus kita bunuh!!!”
  • Dan lain-lain

Ada sesuatu lagi yang makin aneh dari perkataan mereka-mereka ini. Katanya agama lain itu jelek, teroris, dll dan agama meerka mengajarkan kebenaran sejati, pengetahuan di atas yang lain, kejujuran, kedamaian, cinta, blah..blah…blah…

Saya cukup tertarik dengan sebuah gambar dan artinya yang dibuat oleh bang Dana di suatu opini beliau mengenai agama. Saya langsung bersorak dalam hati. Inilah gambar yang selama ini saya cari. Akhirnya saya menemukannya. Akhirnya saya menemukannya!!!!

Nah Kenapa saat orang-orang seperti danalingga memberitahu pendapat pikirannya dan opini pribadinya tentang agama dan ingin menyuruh orang berdamai, malahan dibilang sok pintar, hanya bermain konteks, bermain lambang, dll. Wah bang Dana, berjuang terus ya…Aku mendukungmu. (ketemu blognya cuma pas blogwalking). Ya, walaupun banyak (baca: kebanyakan) orang menganggap agamanya yang paling baik, saya amat sangat teramat setuju sekali dengan bang Dana. SEMUA AGAMA SAMA. Tidak ada toleransi atas pernyataan ini. Terserah jika ada yang bilang saya berpikiran retoris dan sempit. Terserah jika ada yang bilang saya berpikiran bodoh. Terserah jika ada yang bilang saya belum melihat dunia sesungguhnya. Pokoknya idealisme saya tidak akan berubah. SEMUA AGAMA SAMA.Titik.

Pandangan saya terhadap agama mungkin sangat berbeda dengan banyak orang. Saya menganggap semua agama (baca: Buddha, Hindu, Islam, Katolik, Kristen, dll Sesuai abjad biar kelihatan ga memihak) merupakan suatu jalan yang berbeda-beda menuju kebenaran sejati. Terang sejati. Cahaya sejati. Yang sering saya gunakan sebagai contoh adalah jalan menuju Bandung (Kota kelahiranku). Yang mau cepat sampai lewat Cipularang. Yang mau lihat pemandangan lewat Puncak. Yang mau beli oleh-oleh lewat Purwakarta dulu. Dan lain-lain.

Oh ya, ada beberapa contoh nyata di kehidupan ini di mana orang masih tidak menghargai agama lain, misal:

  • Agama Islam meningkat di Belanda, teriakan “orang-orang jenius agama” : “ISLAMISASI, musuhi Islam!!!”
  • Agama Kristen meningkat di Indonesia, teriakan “orang-orang jenius agama” : “KRISTENISASI, hancurkan Kristen!!!”
  • “Orang-orang jenius agama” berteriak: “Agama Buddha tidak punya Tuhan”
  • “Orang Hindu itu menyembah berhala”, Teriak salah satu “orang jenius agama”
  • “Agama Kong Hu Chu percaya mitos-mitos”, Teriak si teman “orang jenius” itu

Mungkin saya begitu bodohnya kah sampai-sampai saya tidak bisa mengetahui kejelekan dan keburukan agama lain dan cuma ingin melihat semua agama itu mengajarkan kebaikan??? Kalau begitu selamanya saya ingin menjadi orang bodoh…

Yah, Begitu saja curahan hati saya saat ini dan semoga ada satu dua orang yang terpengaruh oleh saya dan mau menjadi orang bodoh juga.

Oh ya ini gambar yang menurut saya gambar yang sanagt bagus dan harus sama-sama kita realisasikan di kehidupan sekarang ini.

Copyright suatu website (revisi…he3)

P.S: rasanya senang sekali menemukan orang seperti Bang Dana yang memiliki pemikiran yang hampir sama seperti saya