Posted by: randz888 | March 21, 2011

“Lo Koq Lemah Banget Sih?”

Tiba-tiba saat kemarin temanku berulangtahun ke-22, aku teringat akan umurku. Rasanya sangat menusuk. Aku berumur 22 tahun (jalan ke-23). Saat aku memperhatikan beberapa teman lewat pertemuan maya maupun nyata =p, aku menemukan banyak dari mereka yang rasanya jauh lebih dewasa dari diriku ini. Ada yang sudah mulai menata rumah tangganya, ada yang sudah mencoba usaha kecil-kecilan, ada yang mengejar karirnya di dunia kampus, dan lain-lain. Sedangkan aku…Aku seorang IT business analyst di bank yang katanya the strongest bank in Indonesia merasa sangat tertinggal dari mereka. Memang aku sudah mulai merencanakan masa depanku. Aku mulai mencoba bermain reksadana, memindahkan sebagian pendapatanku untuk asuransi, memindahkan sebagian lagi untuk deposito, dan sebagian lagi untuk tabungan rencana sehingga menyisakan sedikit uang untuk keperluan sehari-hari dan bersenang-senang. Memang gajiku bisa dibilang cukup untuk manusia seirit dan sehemat aku ini. Tapi lama-lama aku berpikir, apalah artinya uang?

Otak sebelah kiriku sudah mulai meronta-ronta ingin tidur. Otak sebelah kananku lelah dipakai mengartikan ratusan kalimat bahasa Inggris menjadi Indonesia untuk keperluan training di tempat kerjaku, namun aku masih bisa mengingat-ingat sedikit tentang betapa belum dewasanya aku. Contohlah sekarang ini! Mamaku menyuruhku tidur berkali-kali, tapi aku tetap ngeyel. Pernah mama menyuruhku cuci baju sendiri, tapi aku lebih sering menaruhnya di tempat cucian kotor dan menyalahkan orang lain saat bajuku rusak. Pernah suatu kali mama menyuruhku membereskan tempat tidur, tapi sampai sekarang aku masih malas melakukannya. Pernah wanita yang kusayangi memarahiku karena aku terlalu lemah dan plin plan dalam mengambil keputusan, sampai-sampai kata-kata “Lo Koq lemah banget!” atau “Plin plan banget siiiihhh” sering keluar dari mulutnya..hahaha..

Untuk seorang manusia berumur 22 tahun dan memiliki pekerjaan, kekasih, tabungan, rencana ke depan, tentu hal-hal mendasar seperti itu terlihat tidak penting. Namun aku sendiri menyadari dari hal-hal kecil seperti itu dan banyak hal kecil lainnya, aku bisa menyimpulkan aku belum dewasa. Aku hanya dewasa secara material tapi belum dari nilai diriku sebagai manusia. Huffh..Apa ini kesalahanku karena terlalu malas berubah? Atau kesalahan mamaku karena terlalu memanjakanku dan memikirkan segala hal yang mendetail dalam diriku di saat mama2 lain sudah tidak mempedulikannya? Atau kesalahanku karena aku belum bisa hidup sendiri? hidup tanpa kemanjaan dari orang tua dan asisten rumah tangga di rumah? Huffh…aku ingin cepat dewasa..22..Itu sudah melebihi batas seorang anak lelaki bisa disebut pria..Dan aku belum dewasa..

Dan aku semakin yakin akan satu hal. Tuhan mengirimkan Malaikat-Nya di Surga yang paling tegas, pemberani, mandiri, cantik, manis, dan galak untukku agar aku belajar untuk menjadi pria yang lebih dewasa dalam segala sisi. =)

Otakku semakin meronta meminta jatah istirahatnya. Tulisanku semakin tidak menentu..Inilah pertanda aku harus menyelesaikan tulisanku yang belum dewasa ini. Semoga saat aku membuka mata, aku mendapatkan semangat untuk menjadi manusia yang lebih baik dan lebih dewasa untuk orang-orang yang aku sayangi.. =)

Sssttt..Si malaikat galak..


Advertisement

Responses

  1. hahaha.. randy.. bisa saja dirimu menulis seperti ini. Dari sini aku bisa melihat sisi melankolis dari dirimu.
    Entah kenapa aku merasakan hal yang sama Randy, tapi ingatlah bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau. Tapi yakin dan percayalah, bahwa suatu saat dirimu akan dapat membanggakan orang orang yang kamu sayangi… :)

    • ha3..g emang melankolis kali janeee…thanx komennya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.